Jusuf Kalla dan Menteri Koordinator Perekonomian Boediono berselisih paham tentang sejumlah proyek infrastruktur—antara lain monorel dan pembangkit listrik. Kalla mendamprat, Boediono meminta mundur dari kabinet. Pertempuran dalam pemerintah yang meramaikan isu reshuffle para menteri.Pidato Wakil Presiden Jusuf Kalla terasa menggelegar. Di hadapan gubernur, bupati, dan wali kota dari seluruh penjuru negeri, Ketua Umum Partai Golkar ini tampak gusar. ”Mana ada negara yang sudah 60 tahun merdeka, rakyatnya masih antre beras!” ujarnya.
Karena itulah, kata Kalla dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis pekan lalu, pemerintah dalam dua tahun ke depan akan membangun infrastruktur besar-besaran. Tujuannya agar pertumbuhan ekonomi bisa ditingkatkan. Untuk keperluan itu, alokasi anggaran ditingkatkan. Pembahasan soal ini telah dilakukan dalam sidang kabinet, selanjutnya baca disini