Kota Kerang


 

The New Restaurant

The New Restaurant

Hallo anak-anak @koko, Congratulation !, itulah ucapan yang pantas kita sampaikan buat teman kita Djohan Japardi Pasaribu…

Tgl. 31 January 2009 beliau akan melaunching restoran anyarnya yang diberi nama Asean Seafood & Chinese Food, yang mengambil lokasi di Sunter Mall, Food Court Lt. 3 PJ.III-4,  Jakarta Utara,   (021) 98567311

Mengingat ini adalah acara pembukaan, kita diundang untuk datang bertandang sekaligus menikmati hidangan anak Tanjung Balai dengn discount 20% selama sebulan.

Oh ya, koki nya sendiri anak Tanjung Balai jugo yang sudah melanglangbuana kenegeri jiran di Malaysia dengan pengalaman di bidang bisnis restoran juga …

Jadi pastikan kedatangan Anda di acara tersebut pada jam 11.00 – 22.00 wib

mitos-china.jpgTelah beredar karangan perdana anak kota korang, Mr. Johan Japardi Pasaribu yang menelorkan buku dengan judul ”Mitos dan Legenda China: Kumpulan Kisah Fantastis dan Rahasia Dibaliknya” ( By Johan Japardi ), yang bisa Anda peroleh di Toko Buku Gramedia dengan seharga pengganti ongkos cetak sebesar Rp. 100.000,- ( klik disini )

Banyak mitos dan legenda yang hidup dan dijiwai masyarakat China. Dewa Dapur, Sun Wugong, dan Guan Yin adalah sedikit dari tokoh-tokoh mitos berwujud dewa-dewi atau manusia biasa yang diangkat menjadi dewa, atau hewan magis yang berjasa. Mereka begiru sering dibicarakan, bahkan dipercayai ada. Apa sebenarnya mitos itu sendiri? Bagaimana hubungannya dengan asal-muasal masyarakat China dan kebiasaan hidup mereka? Lantas, apa yang membuat mitos dan legenda tersebut bisa terus bertahan, bahkan memengaruhi kehidupan masyarakat yang memercayainya?Sejarah yang begitu menarik dan unik di balik mitos dan legenda yang disuguhkan di sini membuat buku ini amat patut disimak. Bukan hanya itu! Cerita-ceritanya yang mengalir membawa Anda ke dalam pusaran magis yang penuh perjuangan, instrik, siasat, sekaligus keindahan. Kadang kala berakhir tragis, petualangan para tokoh di dalamnya, termasuk hewan-hewan mistis seperti kilin dan naga, sedikit banyak bisa memberi Anda gambaran mengenai karakter dan sifat masyarakat China dulu dan kini. Harus diakui bahwa apabila kebesaran suatu bangsa diukur berdasarkan mitos dan legenda yang dimilikinya, China adalah salah satu di antaranya. Dan jika ujian kebesaran yang sebenarnya adalah kemurnian dan keadilan, mitos dan legenda China harus ditempatkan sebagai mitos dan legenda terbesar.

1146505654m2yq7i1.jpgSejumlah ruas jalan di inti kota Tanjungbalai kebanjiran akibat diguyur hujan yang berkepanjangan Minggu (2/9). Hujan yang turun mulai pagi hingga sore hari itu juga menggenangi halaman rumah warga masyarakat. ( Sinar Indonesia Baru )
Pantauan wartawan, salah satu rumah warga di Jalan Ahmad Yani yang berjualan makanan dan minuman yang dikenal dengan sebutan warung “Kung-kung” tempat mangkal para wartawan Tanjungbalai, juga bernasib sama dengan warga lainnya. Air masuk ke dalam rumah hingga mencapai ketinggian 20 cm.
Para pengunjung yang kebanyakan wartawan terjebak di warung “œkung-kung” sehingga saat menyantap makanan dan minum posisi kaki harus di atas meja akibat air menggenangi lokasi warung itu.
Ruas jalan di inti kota yang tergenang air di antaranya Jalan Asahan, Jalan Mesjid, Jalan Sisingamangaraja, simpang Jalan Cokro, Jalan S Parman, sepanjang Jalan Sudirman hingga depan PLN. Ruas jalan yang terparah berada di depan BNI Jalan Gereja, genangan air mencapai 30 cm. (lagi…)

11417335363sih521.jpgDelapan tahun lalu kita masih ingat dengan era goyang poco-poco, t’rus 5 tahun lalu era goyang ngebor khas Inul Daratista dan 2 tahun lalu era goyang sms dan akhir-akhir ini kita disuguhkan dengan goyang kucing garong, dan itulah yang terjadi di Kotamadya Tg. Balai dimana dalam rangka menyambut dan memeriahkan HUT RI Ke-62 di kota Tanjungbalai Darma wanita Persatuan di Dinas P dan K Tanjungbalai menggelar berbagai perlombaan diantaranya lomba dangdut Sikucing Garong. ( Sinar Indonesia Baru )
Lomba dangdut Sikucing Garong yang dilaksanakan, Rabu (15/8) di depan kantor Dinas P dan K Tanjungbalai diikuti ratusan ibu-ibu darma wanita se-lingkungan dinas P dan K. Acara yang diprakarsai ketua Darma Wanita Persatuan Dinas P dan K Tanjungbalai Ny Hj Hanijar Hamlet Sinambela mendapat sambutan positif dari peserta darma wanita.
Para peserta lomba berinteraksi dengan berdangdut ria mengelilingi arena perlombaan dengan iringan lagu sikucing garong yang diputar dengan memakai sound system. Pemandangan itu mengocok perut ratusan penonton yang memadati halaman kantor dinas P dan K dengan tertawa terpingkal-pingkal sambil memberikan semangat goyang terus, jangan sampai lemas.
Ketua Darma Wanita Persatuan Dinas P dan K Tanjungbalai Ny Hj Hanijar Hamlet Sinambela dalam sambutannya mengatakan kegiatan itu dilaksanakan untuk menyambut dan memeriahkan HUT RI ke-62 serta memupuk kekompakan yang telah dibina sesama anggota darma wanita di instansi itu. Diharapkan, dengan kegiatan positif itu persatuan dan kesatuan di Darma Wanita Dinas P dan K Tanjungbalai tetap dijaga serta dapat memotivasi diri dalam memberikan perhatian kepada para suami untuk kesuksesan kerja.
Selain lomba dangdut Sikucing Garong juga ada lomba makan kerupuk, lomba memasukkan paku ke botol, lomba baca puisi dan lomba memasak., hah…goyang terus inang…!

1177267068ac9k1s1.jpgJalan AMD di Kelurahan Selat Tanjung Medan Kecamatan Datuk Bandar Timur Tanjungbalai yang merupakan jalan alternatif di daerah itu mengalami kerusakan cukup parah, sehingga sulit dilintasi kendaraan roda dua atau lebih. ( Sinar Indonesia Baru )
Rusaknya jalan tersebut juga menimbulkan kesulitan bagi warga untuk mengangkut hasil kebun, karena ruas jalan sangat sulit dilalui kendaraan roda empat dan diperkirakan ratusan ton kopra dan kelapa sawit tiap bulannya keluar dari daerah itu.
Salah seorang warga Lingkungan I kelurahan Selat Tanjung Medan yang mengaku bernama Arman, Rabu (15/8) kepada SIB menyebutkan, kerusakan jalan tersebut sudah lebih dua tahun dan hal itu sudah dilaporkan namun hingga kini belum ada respon dari instansi terkait untuk memperbaiki jalan itu. “Sudah dua tahun lebih jalan ini rusak dan telah dilaporkan namun hingga kini belum ada perbaikan dari intansi terkait,” kata Arman.
Dikatakan, kerusakan parah terjadi di lima titik dan yang terparah berada di ujung jalan menuju Jalan Besar Selat Lancang dimana badan jalan dihiasi dengan lubang.
Apabila hujan, ruas jalan bagaikan “kubangan kerbau”, karena sisa air hujan memenuhi lubang dan kondisi jalan sangat licin karena berlumpur dan tak jarang pengguna mempergunakan sepeda motor terjatuh tergelincir akibat menghindari lubang
Pengakuan warga di daerah itu, jalan tersebut pernah diperbaiki namun hanya ditempel dengan mempergunakan batu padas. Pemko Tanjungbalai diharapkan secepatnya memperbaiki kerusakan jalan, karena ratusan ton kopra dan kelapa sawit tiap bulannya keluar dari daerah. Namun akibat rusaknya jalan itu biaya angkut hasil kebun warga jadi dua kali lipat.

Besok ganti saja nama jalannya jadi Jl. Sikuntak-kuntak, alias malumpat-lumpat, camano pak Walikota, kasihan tuh masyarakat, sudah susah tambah disusahi jugo lagi !. Copatlah diperbaiki biar arus transportasi bisa lancar dan hasil kobun copat terjual, sehingga menambah pendapatan asli daerah….

Halaman Berikutnya »